TUGAS 2
PENGANTAR BISNIS
1. Coba Anda jelaskan lingkup Hierarki tujuan
organisasi !
Jawab:
Lingkup Hierarki tujuan
organisasi:
a.
Dapat mempertegas
dalam pendelegasian wewenang.
b.
Dapat mempertegas
dalam pendelegasian pertanggungjawaban.
c.
Akan menunjang efektivitas
jalannya organisasi secara keseluruhan.
Prinsip Skala Hirarkhi
Dalam suatu organisasi harus ada garis kewenangan yang
jelas dari pimpinan, pembantu pimpinan sampai pelaksana
Tujuan
organisasi untuk :
a)
Menyatukan sumber
daya demi mencapai tujuan dan memberikan hasil.
b)
Memproduksi barang
dan jasa secara efisien.
c)
Memfasilitasi
inovasi
d)
Menggunakan
tegnologi manufaktur dan informasi modern.
e)
Beradaptasi
terhadap dan mempengaruhi perubahan lingkungan.
f)
Menciptakan nilai
bagi pemilik, pelanggan dan pegawai.
g)
Mengakomodasi
tantangan yang meliputi keberagaman etika serta motivasi dan koordinasi
pegawai.
2.
Menurut anda apa tujuan
dan manfaat perencanaan Sumber Daya Manusia?
Jawab:
Tujuan dan manfaat perencanaan Sumber Daya Manusia:
SDM
adalah salah satu faktor penting dalam penunjang keberhasilan organisasi.Tujuan
perencanaan SDM Untuk
dapat menunjang aktifitas organisasi atau perusahaan demi mencapai tujuan yang
telah ditentukan. SDM disini dimaksudkan untuk mengelola
berbagai aspek masalah sumber daya dalam perusahaan., seperti merencanakan
kegiatan perekrutan dan mengusahakan peningkatan kualitas sumber daya manusia
yang digunakan oleh perusahaan. Bagian
SDM juga menyusun kebijakan-kebijakan yang menyangkut peraturan tenaga kerja,
kualifikasi perekrutan, pengembangan karir, dan mulai pengiriman tenaga kerja
untuk mengikuti studi, program insentif maupun bonus bagi tenaga kerja. Oleh
karena itu proses rekrutmen yang ketat, disertai pendidikan dan pelatihan,
serta pengembangan karyawan, adalah penting agar tercapai peningkatan kualitas
SDM untuk kemajuan perusahaan.
Manfaat
pengembangan lain dari sisi karyawan (SDM) adalah adanya peningkatan motivasi
kerja karyawan (SDM), sehingga dapat menjalankan tugasnya dengan efektif dan
dedikasi tinggi. Jika motivasi menurun,
dapat menimbulkan keinginan pindah kerja atau perputaran karyawan / turn
over. Hal ini dapat merugikan perusahaan
karena kesinambungan proses pekerjaan sedikit banyak terganggu karena harus
melatih karyawan baru.
3. Mengapa organisasi melakukan evaluasi kinerja?
Jawab:
Karena evaluasi kinerja pada organisasi mengukur
kinerja pegawai dalam menjalankan tugas.Evaluasi yang dilakukan untuk
menentukan tingkat keefektifan pelaksanaan pekerjaan seorang karyawan terdapat
beberapa metode yang paling sederhana dalam mengevaluasi kinerja pegawai.
Melakukan
pengukuran kinerja.
Adalah
aktifitas yang dilakukan berulang-ulang untuk memperbaiki keputusan-keputusan
dan memberikan umpan balik ke perusahaan.
Ada beberapa cara pengukuran kinerja, yaitu pengamatan, laporan, metode
otomatis, inspeksi, dan pengujian. Membandingkan apakah kinerja yang dicapai
sesuai dengan standar.Jika belum sesuai standar, dapat dilakukan tindakan
korektif. Melakukan perbaikan-perbaikan yang diperlukan.Apabila di bawah
standar perlu dilakukan perbaikan.
Tindakan perbaikan berupa :
·
Mengubah
standar awal yang mungkin terlalu tinggi.
·
Mengubah
cara-cara pengukuran kinerja seperti kurangnya melakukan inspeksi.
·
Mengubah
cara analisis dan menginterpretasikan penyimpangan tersebut.
4. Coba
anda jelaskan Teori X dan Y dari Mcgregor, Teori dua faktor dari Herzberg
(TWO-FACTOR THEORY) dan Teori tiga kebutuhan McCLELLAND (McCLELLAND THREE NEEDS
THEORY) !
Jawab:
Teori X dan Y dari
Mcgregor tentang Manusia
Baik dan Jahat
Teori ini menyatakan bahwa
cara pandang seorang pemimpin akan mempengaruhi caranya memotivasi bawahan.
Teori X adalah teori motivasi
yang beranggapan bahwa pada dasarnya manusia adalah tidak bertanggung jawab dan
tidak dapat bekerja sama.
Teori Y adalah teori yang
menganggap bahwa pada dasarnya manusia bertanggung jawab, berorientasi pada
pertumbuhan, dapat memotivasi diri, dan mendorong untuk produktif.
Teori X:Pemimpin menganggap bawahan :
• Membenci pekerjaannya
• Membenci tanggung jawab
• Tidak terlalu berambisi
• Tidak menyelesaikan masalah
• Tidak mempunyai gagasan
• Hanya memikirkan uang
• Perlu dikendalikan secara
ketat
• Pemalas dan tidak dapat dipercaya
sehingga pemimpin tersebut
akan memotivasi dengan cara cara berikut:
o Mengatakan
dengan jelas apa yang harus dilakukan, kapan dan
·
Membuat
·
Melakukan pengawasan secara ketat
·
bagaimana melakukannya
·
Tidak menghendaki adanya partisipasi
·
semua keputusan seorang diri Mengharapkan kontribusi minimum
·
Penghargaan hanya dalam bentuk gaji
TEORI Y :Pemimpin menganggap
bawahan:
• Menikmati pekerjaannya
• Bersedia memberi kontribusi
• Bersedia menerima tanggung
jawab
• Dapat membuat keputusan bagi
diri sendiri
• Mampu menanggulangi masalah
masalah
• Mampu
membuat rencana rencana jangka panjang dan mencapainya
sehingga pemimpin tersebut
akan memotivasi dengan cara cara berikut:
o Memberi
kesempatan untuk membuat
§ Memberi
tanggung jawab
§ Memberi
mereka kesempatan memberikan keputusan atas pekerjaan
o Memberi
penghargaan dengan cara lain,saran-saran danmenjalankannya bukan hanya dengan uang
Teori dua faktor dari
Herzberg (TWO-FACTOR THEORY)
Teori ini mengemukakan bahwa kepuasan kerja
tergantung pada 2 faktor, yaitu faktor motivasi (penghargaan kerja) yang
bersifat intrinsik dan faktor kondisi kerja
(hygience) yang bersifat ekstrinsik. Dengan memenuhi faktor ekstrinsik maka
kondisi dissantisfaction atau
ketidakpuasan dapat diobati menjadi kondisi no
dissantisfaction (tidak mengecewakan).
a. Faktor intrinsic (motivasi) berkaitan dengan kepuasan kerja, faktor-faktor inilah yang akan membuat pekerja merasa
termotivasi dalam bekerja dan puas. Termasuk faktor intrinsic, antar pekerja
tanggung jawab, pengembangan dan pertumbuhan.
b.
Faktor ekstrinsik
berkaitan dengan ketidakpuasan kerja, artinya faktor ini mempengaruhi motivasi
dan kepuasan kerja jika tidak dapat memenuhi harapan karyawan.
Teori tiga kebutuhan McCLELLAND (McCLELLAND
THREE NEEDS THEORY)
Teori ini berpendapat bahwa karyawan memiliki
cadangan energy potential, bagaimana energy itu dilepaskan dan digunakan tergantung
pada kekuatan dorongan motivasi dan situasi serta peluang tersedia.
McCelland
mengelompokkan 3 kebutuhan manusia yang memacu kegiatan bekerja, antara lain:
a. Need
for Achievement/nAch (kebutuhan akan
prestasi)
Merupakan daya penggerak
yang memotivasi semangat kerja seseorang, oleh karena itu kebutuhan ini akan
mendorong seseorang untuk mengembangkan kreativitas dan mengarahkan seluruh
kemampuan dan energy yang dimiliki untuk mencapai prestasi kerja yang optimal.
b.
Need for Affiliation/nAff (kebutuhan akan afiliasi)
Merupakan daya penggerak
yang memotivasi semangat kerja seseorang karena setiap orang menginginkan:
Kebutuhan akan perasaan
diterima,akan dihormati,akan perasaan kemajuan, akan perasaan ikut serta.
c.
Need for Power/nPow (kebutuhan akan kekuasaan)
Merupakan daya penggerak
yang memotivasi semangat kerja seseorang karena kebutuhan ini merangsang
seseorang untuk mengerahkan segenap kemampuannya dalam melaksanakan pekerjaan
untuk mencapai kekuasaan atau kedudukan terbaik dalam organisasi.
NAMA : DEPIN SARASATI
NIM : 016887584
UT-UPBJJ : SURAKARTA
0 komentar:
Posting Komentar