Senin, 24 Desember 2012

tugas 3 manajemen dan mat eko

TUGAS 3
MANAJEMEN

1.      Manfaat  manajemen bagi organisasi :
a.       Meningkatkan efisiensi
b.      Mengkristalkan Manajemen
c.       Mencapai tujuan (pribadi/organisasi)
d.      Menjaga keseimbamgandiantara tujuan-tujuan yang saling bertentangan
e.       Mencapai efektifitas dan efisiensi untuk mengukur hasil kerja organisasi
2.      Organisasi perlu memahami lingkungan dikarenakan lingkungan memiliki tanggung jawab dalam membentuk cerminan perusahaan dan lingkungan yang mengandung unsur ketidakpastian mempengaruhi perusahaan melalui berbagai aspek yang terkait dengan aktifitas perusahaan dan lingkungan eksternal.  Untuk itu, bagi pimpian perusahaan dibutuhkan kompetensi menganalisis lingkungan agar manajemen dapat memprediksi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan tersebut sehingga dapat diantisipasi hal-hal yang tak terduga yang dapat menimbulkan masalah bagi perusahaan.
3.      Dampak organisasi yang melaksanakan proses departementalisasi dan pembagian kerja,tetapi tidak melaksanakan koordinasi akan mengalami kesalahan fatal dalam pengimplementasian perencanaan,kegagalan dalam mengkomunikasikan strategi perusahaan secara terbuka kepada karyawannya, penggandaan tugas agar terjadi, bahkan selisih paham antar karyawan akan menghambat dalam organisasi, mencapai tujuan dan pemerataan kerja, sehingga program kerja yang telah direncanakan tidak bisa berjalan tanpa adanya koordinasi organisasi tersebut.  Seharusnya organisasi melaksanakan departementalisasi, pembagian kerja dan koordiasi agar dapat berjalan beriringan dalam mencapai tujuan dengan pemerataan kerja tersebut dan dapat mempertanggugjawabkan tugasnya masing-masing.

 
TUGAS 3



1.      Berapakah kepuasan total yang diperoleh seorang anak apabila ia membeli Nutrisari sachet dengan harga Rp 600,- per sachet dan fungsi kepuasan total anak tersebut:
TU = 605Q – 0,25Q2
Kepuasn marjinal:
MU = dTU/dQ
MU = 605 – 0,5Q
Kepuasan total yang maksimum diperoleh bila P = MU
P = 605-0,5Q
Pada tingkat harga Rp 600,- perbuah jumlah yang dibeli adalah:
  600 = 605 –0,5Q
0,5Q = 5
     Q = 10
Kepuasan total yang diperoleh seorang anak dengan membeli 20 buah permen
adalah:
TU = 605Q – 0,25Q2
TU  = 605(10) – 0,25(10)2
TU = 6050 – 25
TU = 6025
Jadi kepuasan total yang diperoleh seorang anak diukur dalam uang adalah Rp 6025,-.

2.      Suatu perusahaan memproduksi suatu jenis barang dengan input variabel x. Output yang dihasilkan pada berbagai tingkat penggunaan input ditunjukkan oleh fungsi produksi: Q = 4x2 – 1/3 x3. Jika harga input x yang digunakan adalah Rp 3000,- per unit dan harga output per unit Rp 200,- berapa unit yang harus diproduksi oleh perusahaan agar keuntungan yang diperleh maksimum? Berapakah produksi rata-rata?

Px = 3000; Pq = 200
Fungsi produksi: Q = 4x2 – 1/3 x3 maka MP = 8x – x2
Syarat keuntungan maksimum:
MP = Harga input (Px) / Harga output (Pq)
Jawab:
1). 8x – x2 = 3000/200
            8x – x2 = 15
            x2 – 8x  + 15 = 0
            (x-5)(x-3) = 0
      x = 5 atau x = 3
Pada tingkat penggunaan input yang harus dipilih ketika produksi marjinalnya menurun. I ni berarti fungsi produksi marjinal pada tingkat penggunaan input itu mempunyai lereng curam negatif. Persamaan berlereng curam adalah turunan pertama dari fungsi produksi marjinal (MP) atau turunan kedua dari fungsi produksi (Q):
      m = dMP/dx = 8–2x
      Pada tingkat penggunaan input x = 5
m = 8 – 2(5) = -2 (karena hasil curamnya negatif berarti berlereng negatif maka kurva MP menurun)
     Pada tingkat penggunaan input x = 3
           m = 8 – 2(3) = 4 (karena hasil curamnya positif berarti berlereng positif maka kurva MP menaik)
     Jadi input yang digunakan agar keuntungan produsen maksimum adalah 5 unit.
2). Jumlah output yang dihasilkan adalah:
           Q = 4x2 – 1/3 x3
           Q = 4(5)2 - 1/3 (5)3
           Q = 100 – 125/3
           Q = 100 – 41,6 = 58,4
           Produksi rata-rata: AP = Q/x
Q = 58,4 X = 5 maka AP = 58,4/5 = 11,68
Artinya pada tingkat penggunaan input x = 5 unit, setiap unit input digunakan untuk menghasilkan rata-rata 12 unit output.


3.      Seorang konsumen mempunyai fungsi permintaan P = 50 – 2Q. Berapakah elastisitas permintaannya pada tingkat harga Rp 30,-?
Diket:             P = 50 – 2Q
P = 30

 =
 =  = -2
 =

Bila P = 30, maka jumlah barang yang diminta adalah:
P = 50 – 2Q
30 = 50 – 2Q
2Q = 20
Q = 10
Jadi eh = -. = -3/2
eh =   
eh = l,5 disebut dengan permintaan elastis.

4.      Bila MC ditunjukkan dengan persamaan MC=1/2Q2 - 10Q + 50 maka tentukan jumlah output yang diproduksi pada saat MC minimum.
MC akan minimum bila memenuhi syarat  dan
Q-10 = 0
 Q = 10
 1 > 0
Jadi sewaktu MC minimum terjadi pada saat Q = 10

5.      Seorang monopolis menghadapi fungsi permintaan P = 35 + 4Q - Q2. Fungsi biaya rata-rata ditunjukkan oleh persamaan AC = Q – 10. Berapa tingkat harga yang ditetapkan oleh monopolis tersebut dan berapakah keuntungan yang diperolehnya?
P = 35 + 4Q - Q2
AC = Q – 10
Penerimaan total:
TR = P.Q
     = 35Q + 4 Q2 – Q3

Fungsi biaya rata-rata AC = Q – 10
Biaya Total:
TC = AC.Q
      = Q2– 10Q
Keuntungan:
= TR – TC
  = 35Q + 4 Q2 – Q3- (Q2– 10Q)
  = 35Q + 4 Q2 – Q3- Q2+10Q
  =– Q3 + 3 Q2 +45Q
Keuntungan maksimum bila:
=0
    0= -3Q2+ 6Q + 45
3Q2- 6Q – 45=0
Q2+ 2Q + 15=0
( Q+5) (Q-2) =0
Q= -5 atau Q=2
Keuntungan yang didapat:

 =– Q3 + 3 Q2 +45Q
   =– (2)3 + 3 (2)2 +45(2)
   = -8+12+90
   = 94


NAMA            : DEPIN SARASATI
NIM                : 016887584
UT-UPBJJ       : SURAKARTA


 

Tugas 3
MANAJEMEN
1.      a. Apa saja keuntungan dan kerugian dari adanya globalisasi ?
jawab:
 keuntungan :
a.       Peningkatan kualitas sector dan tegnologi
b.      Pengembangan potensi local
c.       Peningkatan kemitraan korporasi
d.      Peningkatan SDM
e.       Peningkatan Profesionalisme
f.       Peningkatan Pemggunaan Iptek
Kerugian:
a.       Terjadi daya saing di bidang agribisnis
b.      Terjadi Integritas Pasar Domestik dengan pasar internasional
c.       Perlu dilakukan Restruktusi ruang lingkup organisasi industry.
            b. Mengapa globalisasi sering dianggap sebagai imperialis baru ?
    Karena globalisasi memberi dorongan baru untuk membuat perubahan secara global.
2.      Mengapa etika penting dilakukan oleh perusahaan ?
Jawab: karena etika sebagai tolok ukur yang dipakai yang, yaitu untuk meninjau etis atau tidak etisnya keputusan yang diambil manajer.
 Kerangka kerja etika meliputi :
1)      Mengakui berbagai dimensi etika yang ada.
2)      Mengidentifikasi stake holder yang terlibat.
3)      Mengambil alternatif yang tersedia.
4)      Mengimplementasikan pilihan yang konsisten.

                  Prinsip etika dan perilaku bisnis :
1)      Kejujuran.
2)      Integritas.
3)      Memelihara janji.
4)      Kesetiaan.
5)      Keadilan.
6)      Suka membantu orang lain.
7)      Hormat kepada orang lain.
8)      Tanggungjawab sebagai warga negara.
9)      Meraih keunggulan.
10)  Akuntabilitas.



3.      Mengapa Good Governance dan Good Corporate Governance perlu dilakukan ?
Good Governance adalah tata kelola pemerintahan yang baik.  Good Governance adalah mengenai pemerintah dan peranan masyarakat.  Ada 7 kriteria yang harus dipenuhi untuk dapat membentuk mekanisme yang menghasilkan Good Governance yaitu :
1)      Adanya legitimasi atau dukungan yang kuat dari masyarakat.
2)      Adanya kebebasan dalam berpendapat.
3)      Adanya keadilan serta kerangka legal berupa kepastian hukum untuk menjamin upaya penegakan keadilan tersebut.
4)      Adanya keadilan dan transparansi dalam mekanisme birokrasi.
5)      Tersedianya informasi pembangunan yang dapat diakses oleh masyarakat dengan mudah dan bebas.
6)      Terciptanya efektifitas dan efisiensi dalam penyediaan pelayanan publik.
7)      Terbentuknya kerjasama yang baik antara pemerintrah dan civil society organization.
Good Coorporate Governance (GCG) adalah tata kelola dalam dunia bisnis.  Secara sederhana dapat didefinisikan bahwa Good Coorporate Governance adalah tata kelola suatu proses atau struktur untuk meningkatkan nilai perusahaan dalam jangka panjang dengan memperhatikan kepentingan stake holder berlandaskan peraturan perundang-undangan, moral, dan etika.
Tujuan pelaksanaan Good Coorporate Governance adalah :
a.       Memaksimalkan aktifitas untuk mempercepat tercapainya visi, misi, tujuan, dan sasaran perusahaan.
b.      Mengoptimalkan nilai perusahaan dalam kurun waktu yang panjang dengan cara meningkatkan penerapan prinsip transparansi, akuntabilitas, dapat dipercaya, bertanggungjawab dan adil, dengan harapan mampu bersaing secara nasional maupun internasional.
c.       Memaksimalkan pengelolaan perusahaan secara profesional, tertib aturan, transparan, efisien, serta memberdayakan fungsi dan meningkatkan kemandirian.
d.      Mengoptimalkan pengelolaan resiko dan sumberdaya perusahaan ke arah yang lebih produktif.
e.       Meningkatkan nilai investasi perusahaan.
f.       Membudayakan setiap pimpinan membuat dan melaksanakan keputusan berlandaskan pada nilai moral yang tinggi dan peraturan perundang-undangan yang berlaku, serta kesadaran akan adanya tanggung jawab sosial perusahaan terhadap stake holder.
g.      Meningkatkan kontribusi dan peranan perusahaan dalam perekonomian nasional.

NAMA            : DEPIN SARASATI
NIM                : 016887584
UT-UPBJJ       : SURAKARTA



0 komentar:

Posting Komentar

 
About Dee Blogger Template by Ipietoon Blogger Template