Senin, 24 Desember 2012

atheis bkan berarti tidak punya agama

Apr 16, '07 4:33 AM
untuk semuanya

Atheis adalah paham yang menyatakan “tidak ada Tuhan”. Atu dengan kata lain tidak mengakui keberadaan Tuhan. Seperti yang diungkapkan dalam paham nihilisme bahwa dengan paham ini memiliki teori bahwa Allah itu tidak ada dan nilai-nilai yang mengatur hidup manusia yang ada pada Tuhan pun tidak ada. Sehingga setiap orang bebas memilih/menafsirkan nilai-nilai yang cocok bagi dirinya sendiri. en.wiktionary.org/wiki/Atheism  menyebutkan:
atheism (plural atheisms)
1.           Disbelief in or denial of the existence of deities.
2.           Disbelief in or denial of the existence of God or a supreme being.
3.           The doctrine or belief that no deities exist.
4.           The absence of belief in deities. [1]

Mereka yang menyebut diri atheis mungkin di tanda pengenalnya mereka menuliskan bahwa mereka memeluk salah satu agama. Tetapi paham atheis itu mereka laksanakan dalam kehupan sehari-hari mereka.   Atheis pada dasarnya tidak hanya percaya tidak danya Tuhan tetapi juga semua yang berhubungan dengan atribut Tuhan . Bahkan atheis juga tidak mengakui akan keberadaan mahluk-mahluk rohani seperti malaikat atau iblis. Kembali en.wikipedia.org/wiki/Atheism menjelaskan”:
In the 20th century, atheism, though still a minority view, became increasingly common in many parts of the world, often included as an aspect of a wide variety of other, broader philosophies, such as existentialism, Objectivism, secular humanism, nihilism, relativism, logical positivism, Marxism, feminism, and the general scientific and rationalist movement.

Psalm 53:1
The fool hath said in his heart, There is no God. Corrupt are they, and have done abominable iniquity: there is none that doeth good
Mereka (atheism) berargumen "Siapa bilang orang atheis itu bodoh dan tidak baik banyak orang pintar danbaik adalah atheis"
Sebenarnya dari sudut pandang mereka benar! TETAPI standard Pintar dan Baik itu bukan dari manusia tetapi Tuhan!
Seorang profesor Baik hati dan  yang atheis tidak Pintar dan BAik dimata Tuhan. sebab
1. Kepandaiannya tidak sebanding dengan Ke-Maha tahu-an dan Ke-Maha Baik-anTuhan.
2. Kepandaiannya/kepintarannya hanya sementara dan semu.
3. Manusia "cenderung" berbuat jahat. Tuhan yang memampukan manusia berbuat baik. KEBAIKAN SEJATI timbul ketika seseorang menyadari bahwa dia tidak mampu melakukan kebaikan tanpa pertolongan Tuhan sumber kebaikan itu.

 

0 komentar:

Posting Komentar

 
About Dee Blogger Template by Ipietoon Blogger Template