| ATHEIS bukan Berarti GA Punya Agama | untuk semuanya |
Atheis
adalah paham yang menyatakan “tidak ada Tuhan”. Atu dengan kata lain
tidak mengakui keberadaan Tuhan. Seperti yang diungkapkan dalam paham
nihilisme bahwa dengan paham ini memiliki teori bahwa Allah itu tidak
ada dan nilai-nilai yang mengatur hidup manusia yang ada pada Tuhan pun
tidak ada. Sehingga setiap orang bebas memilih/menafsirkan nilai-nilai
yang cocok bagi dirinya sendiri. en.wiktionary.org/wiki/Atheism menyebutkan:
atheism (plural atheisms)
1. Disbelief in or denial of the existence of deities.
2. Disbelief in or denial of the existence of God or a supreme being.
3. The doctrine or belief that no deities exist.
4. The absence of belief in deities. [1]
Mereka yang menyebut diri atheis mungkin di tanda pengenalnya mereka menuliskan bahwa mereka memeluk salah satu agama. Tetapi paham atheis itu mereka laksanakan dalam kehupan sehari-hari mereka. Atheis
pada dasarnya tidak hanya percaya tidak danya Tuhan tetapi juga semua
yang berhubungan dengan atribut Tuhan . Bahkan atheis juga tidak
mengakui akan keberadaan mahluk-mahluk rohani seperti malaikat atau
iblis. Kembali en.wikipedia.org/wiki/Atheism menjelaskan”:
In
the 20th century, atheism, though still a minority view, became
increasingly common in many parts of the world, often included as an
aspect of a wide variety of other, broader philosophies, such as existentialism, Objectivism, secular humanism, nihilism, relativism, logical positivism, Marxism, feminism, and the general scientific and rationalist movement.
Psalm 53:1
The fool hath said in his heart, There is no God. Corrupt are they, and have done abominable iniquity: there is none that doeth goodMereka (atheism) berargumen "Siapa bilang orang atheis itu bodoh dan tidak baik banyak orang pintar danbaik adalah atheis"
Sebenarnya dari sudut pandang mereka benar! TETAPI standard Pintar dan Baik itu bukan dari manusia tetapi Tuhan!
Seorang profesor Baik hati dan yang atheis tidak Pintar dan BAik dimata Tuhan. sebab
1. Kepandaiannya tidak sebanding dengan Ke-Maha tahu-an dan Ke-Maha Baik-anTuhan.
2. Kepandaiannya/kepintarannya hanya sementara dan semu.
3. Manusia "cenderung" berbuat jahat. Tuhan yang memampukan manusia berbuat baik. KEBAIKAN SEJATI timbul ketika seseorang menyadari bahwa dia tidak mampu melakukan kebaikan tanpa pertolongan Tuhan sumber kebaikan itu.
0 komentar:
Posting Komentar