Memiliki
pasangan sempurna memanglah idaman semua orang terutama pasangan yang
bisa saling mengerti dan menerima apapun kodisi kita, baik buruk
kita. Saling suka saat pertama bertemu mungkin bukanlah suatu hal yang
menjadi kunci jawaban dari kelanggengan sebuah hubungan.begitu pula
dengan lamanya kita kenal dengan seseorang bukan berarti kita tau semua
mengenai dia.
Yang perlu kamu tahu ialah saat satu orang yang kamu kenal telah meluluhkan hatimu entah sejak kamu bertemu dengannya secara langsung maupun tidak, membuka matamu jauh mengenai pandangan masa depanmu,dan saat seseorang telah meluluhkan lisan dan anganmu maka tentangnya mungkin bisa kamu sebut jatuh cinta yaa..kamu tau bahwa perasaan harusnya berbalas sama namun tak selamanya rasamu harus dibalas dengan perasaan yang sama olehnya. Mungkin ada beberapa takdir yang membuatmu merasa "sama" dengannya, tapi bukan berarti ia merasakan seperti itu. Bisa saja ia menganggap kebetulan yang terjadi.
Untuk itu sebelum apa yang kamu rasa berbalas kecewa, pastikan bahwa ia tau bahwa ada satu orang yang telah mengaguminya apapun resikonya. Lebih baik kecewa pada awalnya daripada berlarutlarut kamu simpan rasamu sendirian. Ingat,berjuang itu berdua bukan sendirian. Bersabar itu sadar akan jawaban.kecewa itu akhir dari apa yang tak kamu ungkapkan. Berhenti itu jalan setelah kamu sadar bahwa perasaan memang sudah tak terbalaskan. Pastikan ia yang memilihmu bukan karena paksaan namun karena perasaan yang saling ingin memiliki dan berjuang bersama.ia yang menyebutmu didalam jutaan doanya.ia yang membuatmu merasa ada meski jarak memisahkan. Ia yang bangga dengan keadaanmu.
Perasaan memang hanya perasaan beda dengan hati, pilahlah hatimu terlebih dahulu mungkin engkau cuma terjebak perasaan. Laki-laki memang lebih dominan dalam berfikir dengan logika, tapi perempuan biasanya menggunakan perasaan dan terjebak dalam empati yang berlebihan. So, apapun itu perasaan hatimu ungkapkan, jangan dipendam terlalu dalam. Karena hati tau apa yang dirasakannya, melebihi logika.
Jika ditanya kenapa hatiku memilihmu?
biarkan waktu yang menuntunku kearah tujuan pilihan hatiku, kepadamu!
Yang perlu kamu tahu ialah saat satu orang yang kamu kenal telah meluluhkan hatimu entah sejak kamu bertemu dengannya secara langsung maupun tidak, membuka matamu jauh mengenai pandangan masa depanmu,dan saat seseorang telah meluluhkan lisan dan anganmu maka tentangnya mungkin bisa kamu sebut jatuh cinta yaa..kamu tau bahwa perasaan harusnya berbalas sama namun tak selamanya rasamu harus dibalas dengan perasaan yang sama olehnya. Mungkin ada beberapa takdir yang membuatmu merasa "sama" dengannya, tapi bukan berarti ia merasakan seperti itu. Bisa saja ia menganggap kebetulan yang terjadi.
Untuk itu sebelum apa yang kamu rasa berbalas kecewa, pastikan bahwa ia tau bahwa ada satu orang yang telah mengaguminya apapun resikonya. Lebih baik kecewa pada awalnya daripada berlarutlarut kamu simpan rasamu sendirian. Ingat,berjuang itu berdua bukan sendirian. Bersabar itu sadar akan jawaban.kecewa itu akhir dari apa yang tak kamu ungkapkan. Berhenti itu jalan setelah kamu sadar bahwa perasaan memang sudah tak terbalaskan. Pastikan ia yang memilihmu bukan karena paksaan namun karena perasaan yang saling ingin memiliki dan berjuang bersama.ia yang menyebutmu didalam jutaan doanya.ia yang membuatmu merasa ada meski jarak memisahkan. Ia yang bangga dengan keadaanmu.
Perasaan memang hanya perasaan beda dengan hati, pilahlah hatimu terlebih dahulu mungkin engkau cuma terjebak perasaan. Laki-laki memang lebih dominan dalam berfikir dengan logika, tapi perempuan biasanya menggunakan perasaan dan terjebak dalam empati yang berlebihan. So, apapun itu perasaan hatimu ungkapkan, jangan dipendam terlalu dalam. Karena hati tau apa yang dirasakannya, melebihi logika.
Jika ditanya kenapa hatiku memilihmu?
biarkan waktu yang menuntunku kearah tujuan pilihan hatiku, kepadamu!
0 komentar:
Posting Komentar